Etika Profesi Seorang Analis Kesehatan
ETIKA PROFESI ANALIS KESEHATAN
1.) Etika
:
·
Berasal dari kata ethos yang berrti
karakter, watak, dan adat.
·
Berkaitan dengan konsep yang dimiliki
individu atau kelompok untuk menilai tindakan yang telah dikerjakan
·
Merupakan cermin dari sebuah mekanisme
kontrol yang dibuat dan diterapkan oleh dan untuk kepentingan suatu kelompok
sosial atau profesi
2.) Profesi
:
·
Kelompok lapangan kerja yang khusus
melaksanakan kegiatan yang memerlukan ketrampilan dan keahlian tinggi guna
memenuhi kebutuhan manusia, termasuk di
dalamnya prosedur yang tepat dengan keahlian tinggi, serta adanya
disiplin etika yang dikembangkan dan diterapkan oleh kelompok anggota yang
menyandang profesi tersebut.
3.) Kode
Etik :
·
Sistem norma, nilai dan peraturan
profesional tertulis, yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik, dan
apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional
·
Adanya kode etik akan melindungi
perbuatan yang tidak profesional.
4.) Etika
profesi Analis Kesehatan :
·
3 dimensi utama :
1. Keahlian
: pengetahuan, nalar atau kemampuan dalam sosialisasi terlatih
2. Ketrampilan
dalam komunikasi
3. Profesionalisme
: tahu apa yang harus dilakukan dan yang sebaiknya dilakukan
5.) Kewajiban
Analis Kesehatan terhadap profesi
·
Menjunjung tinggi serta memelihara
martabat, kehormatan, profesi, menjaga integritas dan kejujuran serta dapat
dipercaya
·
Meningkatkan keahlian dan pengetahuannya
sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
·
Melakukan pekerjaan profesinya sesuai
dengan standar prosedur operasional, standar keselamatan kerja yang berlaku dan
kode etik profesi.
6.) Kewajiban
Analis Kesehatan terhadap Pekerjaan
·
Bekerja dengan ikhlas dan rasa syukur
·
Amanah serta penuh integritas
·
Bekerja dengan tuntas dan penuh tanggung
jawab
·
Penuh semangat dan pengabdian
·
Kreatif dan tekun
·
Menjaga harga diri dan jujur
·
Melayani dengan penuh kerendahan hati
7.) Kewajiban
Analis Kesehatan terhadap Pasien
·
Bertanggung jawab dan menjaga
kemampuannya dalam memberikan pelayanan kepada pasien secara profesional
·
Menjaga kerahasiaan informasi dan hasil
pemeriksaan pasien serta hanya memberikan kepada pihak yang berhak
·
Dapat berkonsultasi kepada teman sejawat
atau pihak yang lebih ahli untuk mendapatkan hasil yang akurat
8.) Langkah
menuju profesional
·
Self comitment : teguh pada tujuan yang
ingin dicapai dan berprinsip manun tidak kaku
·
Self Management : menejemen prioritas
dan menejemen waktu
·
Self Awareness : pengelolaan kelemahan
dan kelebihan diri



0 komentar:
Posting Komentar